Monday, February 25, 2013

Gawat, Sepertiga Onderdil Sepeda Motor Palsu

Sekarang ini, membeli suku cadang asli sudah teramat sulit. Apalagi tidak hati-hati atau kurang teliti. Pasalnya, sepertiga dari seluruh produk yang dijual asli tapi palsu (aspal).
"Tahun lalu kami merazia onderdil sepeda motor Honda, dan sekitar 30 persen palsu," komentar Ahmad Ramli, Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM di sela seminar The 9th Intellctual Property Right, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, hari ini (25/2/2013).
Dijelaskan, setiap produsen sepeda motor wajib terus mengampanyekan pentingnya penggunaan onderdil asli. Meski, pembelian suku cadang palsu tetap saja terjadi, terutama pada masyarakat menengah ke bawah.
"Pola pikir mereka adalah mencari onderdil yang paling murah, padahal ini sangat berbahaya. Untuk itu, setiap kami merazia pasar, motifnya bukan hanya melindungi investor tetapi menghimbau konsumen untuk menggunakan barang asli, supaya bisa menekan kecelakaan lalu lintas," beber Ramli.
Onderdil sepeda motor paling banyak dipalsukan jenis fast moving seperti oli, busi, kampas rem, penyaring dan lain sebagainya. Untuk melakukan razia, pihak berwenang juga harus mendapatkan laporan terlebih dahulu karena hukum Indonesia mengategorikan hal ini sebagai delik pengaduan. "Jadi kalau ada pengaduan, baru kami bisa bergerak," jelas Ramli.
Nah, bagi Anda yang mau membeli onderdil, pastikan keaslian produk dengan cara kenali ciri-ciri fisik suku cadang asli seperti apa. Jangan asal beli!
 
kompas.com

No comments:

Post a Comment